BABEL, Mediaperkebunan.id – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo melepas ekspor perdana 10.000 ton cangkang kelapa sawit petani Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) ke Jepang. Pelepasan ekspor ini merupakan bentuk dukungan pemerintah pusat kepada daerah untuk meningkatkan ekspor produk pertanian.

Mentan mengatakan, Provinsi Babel sudah berhasil mengekspor limbah kelapa sawit. “Sehingga tidak ada lagi komoditas perkebunan ini yang terbuang percuma,” ujarnya di Bangka, Sabtu (8/7/2020).

Menurut Syahrul, keberhasilan Babel mengekspor cangkang kelapa sawit ke Jepang berkat kerja keras Gubernur Kepulauan Babel, masyarakat, dan didukung oleh TNI, Polri, dalam mencipta kondisi yang aman, tenang, dan kondusif, dalam menghadapi kondisi pendemi COVID-19.

Meski cangkang sawit ini cukup banyak di provinsi lainnya, namun kata Syahrul, Bangka Belitung memiliki potensi yang sangat besar, karena eksportirnya sudah ada di daerah ini, tinggal pemerintah memperkuat saja.

Lebih lanjut Mentan mengatakan, pihaknya sudah memiliki rencana yang cukup banyak untuk Babel. *Atas perintah Bapak Presiden Joko Widodo kepada saya dan menterinya untuk memperkuat kerja sama dengan gubernur, pemerintah daerah, didukung TNI, Polri, untuk memperkuat ekonomi rakyat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Karantina Pertanian Ali jamil menambahkan, ekspor camgkang sawit ini menambah komoditas perkebunan yang berhasil masuk ke pasar internasional. Komoditas perkebunan lain yang sudah diekspor adalah lada, sawit, karet dan lidi yang juga dari Babel. (YR)

(Visited 78 times, 1 visits today)