17 April, 2020

Ketapang, 17 April 2020 , Media Perkebunan.id
Cargill terus memberikan dukungan kepada pemerintah Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, sebagai bagian dari upayanya untuk mengatasi pandemik Covid-19 melalui program dukungan yang mencakup, pendidikan masyarakat, kegiatan sanitasi dan disinfeksi, menyediakan pasokan Alat Pelindung Diri (APD) dan peralatan medis ke rumah sakit terdekat, serta distribusi bahan pangan pokok kepada masyarakat setempat.

“Keselamatan adalah hal terpenting di Cargill. Dalam situasi yang menantang ini, keselamatan setiap individu menjadi semakin penting. Kami telah bekerja sama dengan pemerintah setempat serta para pemimpin masyarakat untuk membantu mencegah penyebaran virus Corona dan melindungi masyarakat dan karyawan kami. Untuk melakukan ini, penting bagi setiap orang memiliki pemahaman yang baik tentang virus Corona, risikonya, dan bagaimana cara mencegahnya. Kami sangat menghargai kerja sama dan upaya pencegahan seluruh pihak yang dapat membantu mencegah penyebaran Covid-19,” kata Anthony Yeow, General Manager Cargill Tropical Palm.

Bantuan yang diberikan oleh Cargill untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Ketapang, diantaranya: Materi pendidikan yang memberikan informasi tentang virus Corona, bagaimana penyebarannya dapat dicegah dan bagaimana anggota masyarakat dapat melindungi diri mereka dan keluarga mereka; Distribusi paket Alat Pelindung Diri (APD), peralatan kesehatan ke 40 desa dan 900 paket bahan konsumsi; Penyediaan alat penyemprotan dan cairan disinfektan ke 40 desa yang didistribusikan di kantor desa, puskesmas desa, sekolah, tempat-tempat beribadah, pasar dan fasilitas umum lainnya di sekitar area perkebunan Cargill; Mendirikan fasilitas cuci tangan umum di enam lokasi yaitu sepanjang jalan utama, masjid-masjid dan desa-desa.

Bantuan ini didistribusikan ke enam kecamatan di Kabupaten Ketapang. Jumlah bantuan akan terus bertambah sejalan dengan komitmen Cargill untuk terus memberikan bantuanbantuan kepada masyarakat sekitar perkebunan selama masa darurat pandemik Covid19. Selama masa pendistribusian bantuan, karyawan Cargill di Kabupaten Ketapang turun lansung mempersiapkan bantuan. Beberapa istri karyawan pun turut serta berpartisipasi secara sukarela membuat masker kain untuk masyarakat.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Ketapang, Drs. KH. Moh. Faisol Maksum, mengatakan, “Kami berterima kasih kepada Cargill atas dukungannya dalam membantu masyarakat untuk memerangi pandemik Covid-19. Kami sangat menghargai sumbangan yang diberikan dalam bentuk bahan konsumsi dan fasilitas cuci tangan karena dapat membantu masyarakat lokal selama periode pembatasan jarak fisik untuk mencegah penyebaran virus Covid-19.”
Selain membantu masyarakat di sekitar area perkebunan, Cargill juga menerapkan langkah-langkah pencegahan penyebaran virus di fasilitas-fasilitas di konsesi perkebunannya. Karyawan dan kontraktor diperiksa suhu badan mereka setiap hari dan harus menjaga jarak fisik satu hingga dua meter di tempat kerja. Cargill juga memberikan dua masker wajah untuk setiap pekerja, termometer untuk setiap keluarga pekerja (8000 keluarga), pemeriksaan suhu badan pekerja lebih lanjut dengan thermogun sebelum bekerja dan juga membatasi jarak fisik pekerja dalam transportasi antar-jemput. Dokter dan paramedis di lokasi-lokasi ini juga siap dengan protokol tanggap darurat yang sesuai dengan pedoman pemerintah.

Untuk menghadapi pandemik Covid-19, Cargill berkomitmen untuk selalu memantau situasi di Indonesia dan global, menerapkan langkah-langkah baru sesuai dengan perkembangan situasi dan juga pedoman dari pemerintah, serta memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional di perkebunan Cargill selalu merefleksikan tempat kerja yang aman bagi setiap karyawan, kontraktor, dan anggota keluarga mereka.

(Visited 111 times, 1 visits today)