3 July, 2020

Ketapang, mediaperkebunan.id – Curah hujan yang cukup tinggi beberapa hari terakhir di Kabupaten Ketapang membuat Jalan Kepuluk Indotani semakin rusak parah. Hal ini juga sempat viral di media sosial, beberapa akun facebook masyarakat Ketapang juga memposting buruknya kondisi jalan tersebut.

Warga pengguna jalan lainnya seperti angkutan logistik sangat sulit melewati jalan Kepuluk Indotani, hingga menyebabkan kemacetan panjang dan tentunya mengganggu perputaran roda perekonomian daerah.

Fadel, salah satu pengendara yang melewati jalan Indotani berharap adanya perbaikan dari pihak pemerintah daerah Kabupaten Ketapang. ”Jalan yang sulit dilewati di lokasi indotani Kecamatan Sei Melayu Rayak, karena kondisi jalan rusak parah dan berlumpur, hingga menghambat perjalanan kami, karena kita harus antri panjang dan berusaha untuk bisa melewati jalan rusak ini,” keluh Fadel.

Menyikapi situasi dan kondisi ini, Bumitama Gunajaya Agro (BGA) Region Sungai Melayu yang beroperasi di Kecamatan Sungai Melayu Rayak ikut ambil bagian memperbaiki kerusakan jalan Indotani tersebut melalui program Tanggungjawab Sosial Perusahaan (CSR).

Humas BGA Region Sungai Melayu, Aliak, menjelaskan bahwa perbaikan jalan secara sementara dilakukan membuat mating-mating atau menggunakan papan tebal yang diikat menjadi satu kesatuan sehingga kendaraan dapat melintasi kembali jalan tersebut.

Kades Sei Melayu Y R Suwandi saat dikonfirmasi, Kamis (25/6) mengapresiasi pihak yang ikut ambil bagian memperbaiki jalan Indotani tersebut.”Kami atas nama pemerintahan Desa Sei Melayu mengucapkan Terimakasih dan sangat mengapresiasi atas perhatian Perusahaan BGA group, yang mana sangat membantu perbaikan Jalan. Kondisi jalan Indotani Sei Melayu yang semula lumpuh total selama 6 jam kini dapat lancar kembali dan sangat membantu masyarakat.” Ujar Suwandi.

(Visited 42 times, 1 visits today)