T-POMI
2023, 26 November
Share berita:

Yogyakarta, mediaperkebunan.id – Besranya tantangan yang dihadapi oleh komoditas perkebunan kelapa sawit din Indonesia mulai dari teknologi, sumber daya manusia (SDM), hingga budidaya dan hilirisasi maka  Institut Pertanian STIPER dikenal dengan INSTIPER Yogyakarta mengelar Forum Direktur Perkebunan Kelapa sawit (FDPKS) 2023, untuk membantu mengatasi berbagai hambatan hambatan tersebut.

Direktur Pusat Sains kelapa Sawit Instiper (PSKS-Instiper), Purwadi mengungkapkan bahwa terselenggarakannya FDPKS 2023 ini untuk menjawab tantangan-tantangan masalah terkait lambatnya inovasi pemanfaatan teknologi dan hasil riset inovasi serta efektivitas manajemen, dengan mencari praktek-praktek terbaik dari sharing sukses stori dalam peningkatan produksi dengan memanfaatkan teknologi baru (mekanisasi dan digitalisasi).

“PDPKS 2023 unttuk menjawab tantangan isu-isu perubahan iklim dan lingkungan, tantangan riset dan inovasi terapan di perkebunan kelapa sawit, serta pengembangan kemitraan (bisnis) bersama petani dan kemitraan (sosial) bersama masyarakat sekitar kebun, serta kemitraan (ketaatan – regulasi) dengan pemerintah,” kata Purwadi.

Menurut Purwadi, adanya tokoh perkebunan senior dari berbagai Perusahaan besar perkebunan sawit, Daud Dharsono, Maruli Gultom dan Roebianto memberikan gambaran yang nyata dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada, diantaranya;  peningkatan produksi dan efisiensi di perusahaan perkebunan melalui peningkatan SDM Planter (termasuk mencetak planter legenda – planter stars) dan pemanfaatan teknologi (bibit unggul, mekanisasi dan otomasi serta IoT), implementasi riset dan inovasi serta sistem proses dan manajemen pada tantangan perubahan iklim dan isu-isu sustainability, isu-isu kemitraan social.

“Mereka sharing pengalaman “Smart and Legend Planter” dan success story masing-masing Perusahaan,” jelas Purwadi.

Sementara itu Rektor INSTIPER, Harsawardana menyambut baik kehadiran tokoh-tokoh utama perkebunan dalam sharing pengalaman “Smart and Legend Planter” dan success story masing-masing Perusahaan untuk menjawab tantangan masalah terkait lambatnya inovasi pemanfaatan teknologi dan hasil riset inovasi serta efektivitas manajemen.

Baca Juga:  2020, Komoditas Minyak Emas Diprediksi Masih Gemilang

“Untuk  mencari praktek-praktek terbaik dari sharing sukses stori dalam peningkatan produksi dengan memanfaatkan teknologi baru (mekanisasi dan digitalisasi),” pungkas Harsawardana. YIN