13 April, 2020

Sampit, Media Perkebunan.id

Untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk akibat dampak penyebaran virus corona atau covid-19, sejumlah perusahaan yang terhimpun dalam Group Bumitama Gunajaya Agro (BGA) melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan ketahanan pangan bersama masyarakat setempat apabila sewaktu-waktu pemerintah memberlakukan status “lockdown” lokal.

Iwan Kusnandar Head Corporate Affair BGA Kalteng mengatakan pihaknya sudah mempersiapkan skenario kemungkinan terburuk apabila terjadi “lockdown” lokal di daerah salah satunya meningkatkan ketahanan pangan melalui Koperasi Unit Pelayanan Sembako (UPS) yang bekerjasama dengan masyarakat petani setempat yang menjual produk pangan . Hal ini juga sejalan dengan Surat Edaran Bupati Kotim No.500/141/Ek.SDA/III/2020.

“Saat ini kami perusahaan sudah menyiapkan dan memanfaatkan lahan kosong untuk ditanami sayur dan buah-buahan, menyiapkan peternakan, selain itu membuat kolam ikan yang bibitnya sudah kami bagikan kepada masyarakat untuk dibudidayakan,” kata Iwan Kusnandar.

Adapun sejumlah perusahaan yang sudah melakukan langkah-langkah upaya antisipasi tersebut diantaranya PT.(KMB, LMS, TTL, WNL, WNA, WNS, NKU,) yang dimana seluruhnya terhimpun dalam management Group Bumitama Gunajaya Agro (BGA).
“Intinya seluruh perusahaan yang terhimpun dalam management kami saat ini sedang berbenah untuk antisipasi jika musibah Covid-19 masih akan terus berlanjut hingga bulan ramadhan nanti,” jelas Iwan Kusnandar.

Saat ini lanjut Iwan, perusahaan yang sudah berjalan melakukan sejumlah langkah-langkah antisipasi tersebut diantaranya beroperasi diwilayah kecamatan Cempaga, Cempaga Hulu, Telaga Antang, dan kecamatan Antang kalang

(Visited 63 times, 1 visits today)